Alamat Kantor Kami

Perum Pankis Griya - Rumah No. 1

Jl. Pakis Raya, RT.01 RW.06,

Jepang Pakis, Jati, Kudus,

Jawa Tengah, Indonesia - 59342

Telepon: 0291-3339181

 

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

 

Staf Admin 1 - Dewi

082223338771 / 085712999771

bagianpemesanan@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

Staf Admin 2 - Fahri

082223338772 / 085712999772

spiritualpower88@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

Staf Admin 3 - Fahmi

085362627774 / 081534994774

cs.parapsikologi@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

Praktek Supranatural Resmi

Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan Negeri (KEJARI)

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini

 

Apa itu Azimat, Rajah dan Wifiq?

 

Azimat atau jimat adalah suatu benda yang disakralkan karena memiliki manfaat supranatural untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan dan untuk membantu tercapainya suatu tujuan. Meskipun azimat umumnya disakralkan oleh pemiliknya, namun bukan berarti disembah. Seorang pemilik/pengguna azimat meyakini bahwa azimat hanyalah sarana untuk memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

Azimat bisa berasal dari alam ghaib (pemberian makhluk ghaib) atau dari benda alam (suatu benda alamiah yang mengandung energi tak terlihat, misalnya kristal). Azimat juga bisa berupa benda apa saja (batu, baju, kayu, dsb) yang di-isi energi metafisika oleh seorang spiritualis, atau bisa juga berupa kertas yang ditulisi huruf, angka, simbol atau kode-kode tertentu yang bisa mengakses energi kosmos.

 

Di situs PusatAzimat.Com ini, tersedia azimat dan rajah berupa kertas yang ditulisi huruf, angka dan simbol khusus sesuai ajaran ilmu hikmah. Selain itu, tentu saja setiap azimat / rajah insya Allah mengandung pancaran energi batin dari pembuatnya (yaitu Ustadz Masrukhan) yang ikut terukir pada kertas azimat ketika beliau menulis azimat untuk Anda.

 

Ilmu Hikmah adalah ilmu spiritual yang berkembang di kalangan orang Arab Islam. Kemudian sampai ke Indonesia seiring penyebaran agama islam di nusantara oleh para Wali. Dalam ilmu hikmah, ada dua metode untuk mendapatkan berkah/pertolongan dari Allah, yaitu melalui amalan doa/wirid dan kedua melalui sarana azimat yang disebut juga dengan wifiq, wafaq atau rajah. Setiap orang bisa melakukan amalan wirid ilmu hikmah, namun untuk membuat azimat/rajah dibutuhkan pengetahuan yang mendalam dan keahlian khusus.

 

Dalam bahasa Arab, Azimat/Rajah biasa disebut sebagai Wifiq atau Wafaq. Azimat/Rajah adalah tulisan-tulisan yang mengandung energi gaib, yang mana dengan kekuatan gaib tersebut suatu Azimat/Rajah dapat mempengaruhi keadaan lingkungan sekitarnya (manusia, binatang dan bahkan makhluk halus).

 

Tulisan Rajah dapat berbentuk huruf, angka, sandi, simbol dan gambar. Tulisan Rajah memang tidak seperti tulisan pada umumnya. Sebagian besar suatu Rajah hanya terdiri dari huruf-huruf dan angka-angka yang berdiri sendiri-sendiri, tidak menyusun suatu kata. Sehingga bisa dikatakan tulisan rajah tersebut tidak bisa diartikan dalam bahasa. Namun diyakini bahwa susunan huruf dan angka (rajah) tersebut kekuatan gaib.


Tulisan Azimat/Rajah bermacam-macam jenisnya, sesuai dengan fungsi atau kegunaannya. Azimat/Rajah bukanlah sembarang tulisan yang ditulis diatas selembar kertas atau kain atau media lainnya. Melainkan tulisan Rajah merupakan tulisan yang mengandung arti metafisik yang sangat dalam. Setiap coretan garis, simbol, sandi, gambar, huruf dan angka memiliki makna tertentu yang umumnya hanya dipahami oleh orang-orang yang mendalami ilmu batin.

 

Meski terkadang, tulisan Azimat/Rajah yang tidak dapat dimengerti artinya namun tulisan tersebut mempunyai makna. Azimat/Rajah lebih menekankan pada makna daripada arti. Suatu makna yang dikandungnya merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh pembuatnya. Karena azimat/rajah memang dibuat untuk membantu memenuhi hajat keinginan seseorang.

Ilmu membuat azimat/rajah sendiri adalah ilmu spiritual yang rumit. Intinya adalah bagaimana caranya mengakses energi tertentu melalui tulisan-tulisan atau kode-kode tertentu yang dituliskan pada media kertas, kain, daun, lempengan logam dan sebagainya. Sehingga setiap orang yang menggunakan azimat tersebut, akan mendapatkan manfaat sebagaimana yang diniatkan oleh pembuat azimat.

 

Menurut keterangan dari para Ulama yang masyhur, wifiq adalah rahasia rajah atau lambang huruf dan angka Arab maupun lambang yang masih terputus-putus sebelum terjadinya kitab-kitab, mulai dari Nabi Adam Alaihissalam hingga Nabi Muhammad SAW, yang terdiri dari empat kitab: 1. Taurat, 2. Zabur, 3. Injil, 4. Al Qur’an. Wifik adalah ilmu tentang huruf-huruf Al Qur’an yang setiap huruf mempunyai arti dan jumlah tertentu. Ilmu ini terdapat dalam kitab-kitab tarekatdan tasawuf. Kertas yang ditulisi rajah berupa huruf-huruf tertentu mempunyai makna atau perlambang ayat tertentu dari Al Qur’an, guna mendapatkan faedah dari ayat tersebut dengan berkat izin Allah.

 

Di situs PusatAzimat.Com, kami membedakan azimat dan rajah dengan jelas. Yang kami sebut AZIMAT adalah benda bertuah terbuat dari kain/kertas yang telah ditulisi dengan rangkaian huruf, angka, simbol dan asmak tertentu dengan tujuan sebagai tabarruk (mengharap berkah) dari Allah SWT agar permohonan khusus kita bisa dikabulkan. Cara penggunaan azimat adalah dibawa dengan cara dikalungkan atau di kantongi.

 

Sedangkan yang kami maksud RAJAH adalah kertas yang kami tulisi asmak, huruf, angka atau simbol khusus dengan tujuan mendapatkan keberkahan dari Allah untuk urusan tertentu. Secara prinsip AZIMAT dan RAJAH adalah sama, yang membedakan adalah cara pakainya. Cara penggunaan Rajah adalah direndam di air, kemudian air berkah tersebut dimanfaatkan untuk minum (misalnya untuk penyembuhan) atau untuk disiram di suatu tempat (misalnya untuk pemagaran gaib).

 

CATATAN: Artikel ini ditulis oleh tim PusatAzimat.Com yang tergabung dalam Asosiasi Parapsikologi Nusantara. Harap tidak copy-paste tulisan ini ke blog atau situs lain tanpa izin dari pihak PusatAzimat.Com. Terimakasih atas kesadaran Anda untuk menghargai karya tulis orang lain. Semoga hidup Anda lebih berkah karena telah berbuat benar.